Selain Tahu Cara Mencegah Virus Corona, Berikut Gejala Terbaru yang Perlu Diperhatikan

corona photo

Infeksi virus corona atau Covid-19 telah mewabah hampir satu tahun hampir di seluruh penjuru dunia. Gejala yang ditimbulkan oleh virus dari Wuhan, China ini kabarnya bervariasi. Bahkan kini terdapat beberapa gejala terbaru yang semakin kompleks dan membuat sebagian besar orang menggigit ketakutan. Selain perhatikan cara mencegah virus corona, berikut gejala yang dimaksud.

Gejala Baru dari Virus Corona

1. Parosmia

Menurut penuturan dari kanal Healthline, parosmia merupakan distorsi penciuman. Yang mana gejala ini mampu menyebabkan penderita mengalami halusinasi penciuman. Misalnya saja ketika terdapat aroma harum, mereka akan mencium bau busuk di indra penciumannya. Seorang ahli bedah THT, menjelaskan bahwa gejala satu ini memang cukup unik dan aneh.

Namun pada kenyataannya, dua pasien pernah mengalami gejala satu ini. Dimana salah satu pasien tersebut mengatakan jika ketika mencium aroma, bau yang dirasakan layaknya bau ikan. Sementara yang lainnya, kerap mencium bau terbakar, padahal di sekitarnya tidak ada asap. Gejala satu ini kerap disebut sebagai virus neurotropik, karena mempengaruhi saraf di atap hidung.

2. Kelelahan

Mungkin gejala yang kedua ini kerap terjadi oleh sebagian besar penderita. Berdasarkan sebuah studi yang telah dipublikasikan di laman Journal of the American Medical Association atau JAMA, gejala kelelahan ini ternyata bisa bertahan lama setelah seseorang dinyatakan terinfeksi Covid-19. Dari studi tersebut pula, telah ditemukan sebanyak 53 persen pasien alami gejala ini.

3. Sakit Mata

Salah satu gejala terbaru yang dilaporkan dewasa ini yakni sakit mata. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Anglia Ruskin University (ARU), Inggris, menyatakan jika telah menemukan sebanyak 18 persen pasien positif Corona mengalami fotofobia atau sensitivitas cahaya. Sekitar 83 responden, 81 persennya melaporkan jika masalah mata ini berlangsung selama dua minggu.

Masalah ini pun muncul setelah gejala lainnya dirasakan. Terdapat pula beberapa responden yakni berkisar 80 persen, melaporkan jika masalah mata tersebut berlangsung kurang dari dua minggu. Perbedaan waktu yang dialami tersebut menyesuaikan pada kondisi badan serta beberapa faktor lainnya. Karena hal inilah, gejala mata diidentifikasi sebagai gejala baru selanjutnya.

4. Nyeri Otot

The Journal Annals of Clinical and Translational Neurology telah melakukan penelitian dan menemukan sebanyak 44,8 persen relawan yang berpartisipasi mengalami nyeri otot akibat virus corona. Rasa nyeri tersebut muncul terdapat kemungkinan muncul lantaran adanya peradangan yang terjadi di dalam tubuh akibat terinfeksi oleh virus Covid-19.

Bukan hanya orang yang dinyatakan positif terpapar virus jahat ini saja yang mengalami gejala nyeri otot. Akan tetapi, terdapat pula beberapa orang yang telah sembuh dari infeksi Covid-10 melaporkan kerap mengalami nyeri otot. Untuk itu, sebagian besar dokter menyatakan jika nyeri otot bisa dijadikan sebagai gejala terbaru akibat corona.

5. Masalah Pencernaan

Gejala terbaru lainnya yang baru ditemukan lantaran terinfeksi virus corona yakni masalah pencernaan. Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi yang mengungkapan jika Covid-19 mampu mengakibatkan masalah pencernaan, seperti diare dan muntah muntah. Biasanya, gejala satu ini disertai dengan tanda tanda lainnya. Akan tetapi, hanya terdapat 4 persen orang yang didiagnosis alami gejala ini.

Banyaknya pasien yang dinyatakan positif virus corona setiap harinya, tidak lain karena penyakit ini memang bisa menular dengan cepat. Bila banyak orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pihak pemerintahan, tentunya hal ini akan berakibat buruk. Karena angka positif akan semakin meningkat seiring berjalannya waktu.

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan